menapic.com – Mikel Arteta, pelatih Arsenal, menyatakan bahwa kegagalan timnya untuk meraih juara di Piala Liga Inggris 2025-2026 harus dijadikan motivasi dalam menghadapi tiga kompetisi lainnya. Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City dalam final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026, di mana semua gol dicetak oleh Nico O’Reilly.
Kekalahan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan manajemen Arsenal, terutama karena mereka sebelum final memiliki peluang untuk meraih gelar di empat kompetisi sekaligus, termasuk Piala FA, Liga Champions, dan Liga Inggris. Arteta menekankan pentingnya tidak terjebak dalam rasa kecewa. Ia menyebut perjuangan tim selama delapan bulan yang lalu sangat luar biasa dan hasil akhir tersebut seharusnya menjadi pemicu semangat untuk lebih berjuang di sisa kompetisi.
Dalam pernyataannya, Arteta meminta para pemainnya untuk mengubah rasa sakit akibat kekalahan menjadi energi positif. Ia menegaskan bahwa tim harus lebih fokus dan konsisten dalam menyusun strategi yang tepat untuk menjalani dua bulan terakhir kompetisi dengan baik. Pelatih asal Spanyol itu percaya bahwa cara terbaik untuk menghadapi rasa sakit dan kekecewaan adalah dengan membangkitkan semangat juang dan kebersamaan.
Dengan tekad untuk berbenah dan memanfaatkan pengalaman pahit ini, Arsenal diharapkan dapat tampil lebih agresif dan bersaing dengan baik di sisa kompetisi yang ada. Arteta menutup pernyataan dengan penegasan bahwa momentum tim harus terus dijaga agar dapat meraih kesuksesan di sisa musim ini.