menapic.com – FAW Audi mencatat tonggak penting dalam industri otomotif China dengan penjualan total 10 juta unit kendaraan. Angka ini merupakan prestasi yang menjadikannya salah satu merek mobil premium hasil usaha patungan pertama di negara tersebut, seperti yang disampaikan oleh perusahaan pada Kamis, 15 Januari.
Sejak diluncurkan pada 1988, kemitraan antara produsen mobil mewah Jerman, Audi, dan FAW Group, salah satu produsen mobil terkemuka di China, telah menunjukkan keberlanjutan yang mengesankan. Kerja sama ini dimulai dengan melokalisasi merek Audi di pasar China, dan kini telah berkembang seiring dengan transisi pasar menuju elektrifikasi.
Dalam upaya mengikuti perkembangan teknologi otomotif, Audi dan FAW memperluas kerjasama mereka. Pada tahun 2024, mereka akan memproduksi kendaraan listrik melalui Audi FAW NEV Co., sebuah perusahaan patungan yang direncanakan memiliki kapasitas produksi tahunan lebih dari 150.000 unit. Proses produksi massal kendaraan listrik murni tersebut akan dilakukan di Changchun, Provinsi Jilin, yang terletak di timur laut China.
General Manager FAW-Volkswagen, Dong Xiuhui, menyatakan bahwa merek ini akan terus mengimplementasikan strategi dua jalur. Hal ini mencakup pengembangan kendaraan berbahan bakar konvensional serta teknologi listrik dan hybrid, sekaligus mempercepat inovasi produk. Dengan langkah-langkah ini, FAW Audi menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah dan berorientasi pada keberlanjutan.