menapic.com – Planet Mars, yang dikenal sebagai planet merah, dulunya memiliki warna biru yang menakjubkan dan dipenuhi dengan danau, sungai, serta lautan yang luas. Penemuan ini diungkapkan oleh para ilmuwan yang melakukan penelitian tentang kondisi permukaan Mars di masa lalu. Melalui analisis data dari tiga satelit, mereka menggali informasi mengenai ‘tingkat permukaan laut’ pada periode terbasah dalam sejarah planet tersebut.
Tim peneliti yang berasal dari Italia dan Swiss memusatkan perhatian pada Coprates Chasma, sebuah ngarai yang merupakan bagian dari Valles Marineris, jaringan ngarai terbesar di Tata Surya. Dalam penelitian mereka, citra satelit menunjukkan adanya endapan berbentuk kipas yang mirip dengan delta sungai, sebuah formasi yang terbentuk ketika aliran air bertemu dengan badan air yang lebih tenang.
Fritz Schlunegger, seorang ahli geomorfologi dari Universitas Bern, menjelaskan bahwa struktur delta seperti itu diketahui terbentuk di lokasi di mana sungai bermuara ke lautan. Hal ini memberikan bukti penting bahwa Mars tidak selalu menjadi planet yang kering dan tandus seperti sekarang ini. Temuan ini juga memperkuat anggapan bahwa Mars memiliki sumber air di masa lalu, yang mungkin mendukung kehidupan.
Dengan penelitian ini, para ilmuwan tidak hanya menambah pengetahuan tentang kondisi lama Mars, tetapi juga membuka peluang untuk menemukan lebih banyak informasi mengenai sejarah planet lain di luar Bumi. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dalam upaya mencari kehidupan di luar planet kita.