menapic.com – PT Kalista Nusa Armada (Kalista) berkomitmen untuk mempercepat elektrifikasi transportasi publik di Indonesia, khususnya di Jakarta, dengan dukungan untuk TransJakarta dalam target pengoperasian 10.000 bus listrik pada tahun 2030. Direktur Utama Kalista, Albert Aulia Ilyas, menyatakan perusahaan siap mendukung kebutuhan armada bus listrik sesuai permintaan TransJakarta.
Dalam jumpa media yang berlangsung di Jakarta, Albert menjelaskan bahwa Kalista telah menyediakan 26 unit kendaraan umum listrik bekerja sama dengan operator Damri. Pencapaian target 10.000 armada tersebut diharapkan dapat terwujud melalui kolaborasi antara produsen kendaraan, penyedia infrastruktur pengisian, dan operator transportasi.
Kalista mengungkapkan bahwa mereka dapat memenuhi sekitar 20% hingga 25% dari total kebutuhan armada bus listrik tersebut. “Komposisi tersebut termasuk bus, feeder, angkot, dan mikrotrans, dengan proporsi yang signifikan pada bus besar dan sedang,” ujar Albert. Ia menambahkan bahwa elektrifikasi transportasi publik sangat penting untuk mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi energi.
Kalista juga menunjukkan niat untuk bekerja sama dengan berbagai sektor dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Uji coba armada listrik di beberapa kota, antara lain Jambi dan Pekanbaru, mendapatkan respons positif dari masyarakat. Sejak Desember 2023, bus listrik yang beroperasi di Jakarta telah menempuh jarak 3,3 juta kilometer, dengan penghematan biaya energi mencapai 73% dan pengurangan emisi gas 28%.
Dengan komitmen ini, Kalista berharap dapat lebih mendorong akselerasi ekosistem kendaraan listrik dan berkontribusi pada pengembangan transportasi publik yang lebih berkelanjutan di Indonesia.