menapic.com – Paulus Pandjaitan, putra Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, resmi dilantik sebagai Komandan Brigade Infanteri Para Raider 18/Trisula. Pelantikan ini berlangsung di Jakarta dan menjadi momen yang sangat berarti bagi Luhut. Sebelumnya, ia pernah melarang sang anak untuk berkarir di dunia militer.
Luhut menyatakan bahwa pelantikan Paulus merupakan momen emosional yang terikat dengan sejarah, karena berkaitan dengan operasi militer yang dilakukannya pada 7 Desember 1975 di Timor Timur. “Hari ini sangat spesial, karena mengingatkan saya pada saat-saat bersejarah itu,” ujarnya dalam unggahan di media sosialnya.
Dalam acara tersebut, Luhut juga mengundang rekan-rekannya yang pernah terlibat dalam operasi yang sama. Menurutnya, momen tersebut bukan hanya sebagai serah terima jabatan, tetapi juga ajang reuni. Ia menambahkan bahwa Brigade Infanteri Raider 18 memiliki catatan prestasi yang cemerlang dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Brigade ini memiliki sejarah panjang dan reputasi yang kuat. Saya merasa bangga Paulus bisa memimpin brigade yang berkontribusi besar dalam berbagai masalah di republik ini,” katanya. Pelantikan ini menandai langkah baru bagi Paulus dalam karir militernya, di mana ia diharapkan dapat meneruskan tradisi dan dedikasi brigade tersebut.
Dengan dilantiknya Paulus sebagai Danbrigif, harapan tinggi disematkan kepadanya untuk membawa Brigade Infanteri 18 terus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan keamanan negara. Keluarga Pandjaitan pun merayakan pencapaian ini sebagai suatu kehormatan bagi mereka.