menapic.com – Di bawah lautan sekitar Pulau Yonaguni, Jepang, terdapat struktur aneh yang diyakini merupakan reruntuhan kota kuno berusia 10.000 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa formasi ini terdiri dari monumen yang menyerupai piramida, serta sisa-sisa bangunan seperti kastil, kuil, dan stadion, yang tampaknya terhubung melalui jalan-jalan.
Ahli biologi kelautan, Masaaki Kimura, yang telah memetakan struktur ini selama lebih dari 15 tahun, menjelaskan kepada National Geographic pada tahun 2007, bahwa struktur terbesar tampak seperti piramida berundak yang menjulang dari kedalaman 25 meter. Penemuan ini menimbulkan spekulasi bahwa situs tersebut adalah bagian dari sebuah kota kuno yang dibangun oleh peradaban Jōmon, yang merupakan sekelompok pemburu dan pengumpul yang mendiami wilayah tersebut sejak 12.000 SM.
Namun, pandangan mengenai keberadaan kota ini tidak bulat. Sementara Kimura dan sejumlah peneliti lainnya meyakini bahwa itu adalah sisa-sisa peradaban yang hilang, ada skeptisisme yang menyelimuti ide tersebut. Beberapa pihak meragukan asal usul struktur aneh ini dan mempertanyakan apakah itu memang buatan manusia ataukah hasil proses alami.
Kota kuno ini menjadi menarik perhatian banyak peneliti dan wisatawan yang ingin mengetahui lebih lanjut. Pertanyaan mengenai sejarah dan asal usul bangunan ini masih terus dipelajari, menambah misteri di bawah laut Jepang. Keberadaan kota yang mungkin hilang ini menunjukkan betapa kaya dan kompleksnya sejarah manusia, serta tantangan untuk memperbanyak pengetahuan tentang peradaban yang telah lama terlupakan.