menapic.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Selasa, 18 November 2025, yang mengindikasikan adanya potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem, akibat pengaruh Bibit Siklon Tropis 97S. Sistem ini terpantau di Samudra Hindia selatan Laut Timor, bergerak ke arah timur laut hingga timur, menciptakan daerah konvergensi yang meningkatkan risiko curah hujan.
BMKG juga melaporkan keberadaan sirkulasi siklonik di beberapa perairan, termasuk Samudra Hindia barat Lampung dan Laut Cina Selatan. Daerah konvergensi yang diperpanjang terdeteksi di pesisir barat Bengkulu hingga Banten, serta kawasan lain seperti pesisir selatan Jawa Barat, Kepulauan Riau, dan Laut Natuna hingga Kalimantan Barat.
Prakiraan cuaca di berbagai wilayah menunjukkan bahwa Pulau Sumatera akan mengalami hujan ringan di Banda Aceh, Medan, dan Palembang, sementara Padang dan Bandar Lampung berpotensi mengalami hujan petir. Di Pulau Jawa, Jakarta dan Bandung juga akan dihujani hujan ringan, sedangkan Yogyakarta diprediksi akan mengalami hujan petir.
Di Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan diperkirakan akan melanda Denpasar, sedangkan Kupang akan mengalami hujan petir. Wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur juga akan menghadapi variasi cuaca yang sama, dengan beberapa daerah berpotensi kenaikan curah hujan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait gelombang tinggi yang diprediksi mencapai 4 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, serta potensi banjir rob di beberapa titik, termasuk Aceh dan Jakarta utara. Masyarakat di wilayah tertentu, seperti Mataram dan Banjarmasin, diimbau untuk menjaga kesehatan mengingat suhu akan berkisar antara 31-33°C.