menapic.com – Produksi padi di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan signifikan sebesar 134 ribu ton, mencapai total 1,163 juta ton meskipun cuaca buruk melanda sepanjang tahun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, yang menegaskan pencapaian ini merupakan yang tertinggi di regional Kalimantan.
Peningkatan produksi padi di Kalimantan Selatan tercatat sebesar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 1,029 juta ton. Data ini juga menunjukkan bahwa capaian tersebut melampaui pertumbuhan produksi padi secara nasional yang hanya mencapai 13 persen. Padi yang diproduksi juga tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi sebagian besar diekspor ke provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Syamsir menambahkan bahwa ketahanan pangan di Kalimantan Selatan menduduki posisi terbaik di Indonesia, terlihat dari Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang tertinggi secara nasional. IKP ini berkaitan dengan aspek distribusi, konsumsi, keamanan pangan, dan keragaman pangan di daerah tersebut.
Untuk memastikan keberlanjutan pangan, DPKP mendorong diversifikasi tanaman dengan meningkatkan produksi tanaman selain padi dan jagung, seperti ubi-ubian dan hortikultura. Syamsir menekankan pentingnya peran sektor pertanian dan berharap pemerintah daerah tidak semata-mata bergantung pada sektor pertambangan. Menurutnya, pertanian adalah kunci untuk masa depan bangsa yang lebih berkelanjutan.