menapic.com – Kemampuan mobil listrik off-road premium Denza B5 telah diperlihatkan di sirkuit all-terrain milik BYD yang terletak di Zhengzhou, China, pada Rabu (14/1). Dalam acara tersebut, Denza B5 menunjukkan performa unggulnya saat melewati medan off-road, dilengkapi dengan konfigurasi setir kanan dan antarmuka berbahasa Indonesia. Keberadaan elemen ini menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan peluncuran Denza B5 di Indonesia, yang dikenal sebagai salah satu pasar kendaraan listrik dengan pertumbuhan cepat di Asia Tenggara.
Meskipun BYD belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana tersebut, fitur antarmuka bahasa Indonesia bisa menjadi indikasi minat perusahaan dalam memasuki pasar otomotif Indonesia. Denza B5 sendiri merupakan SUV elektrik mewah berbasis plug-in hybrid, mengusung mesin bensin turbo 1.5L dan dua motor listrik, yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 425 kW dan torsi 760 Nm. Mobil ini dilaporkan dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 4,8 detik.
Selain itu, Denza B5 dilengkapi dengan penggerak empat roda yang mendukung penggunaan di medan off-road, serta baterai BYD Blade berkapasitas 31,8 kWh, yang memungkinkan jarak tempuh listrik hingga 90 km. Dengan dukungan untuk fitur-fitur canggih seperti diferensial terkunci, Denza B5 diharapkan dapat bersaing dengan kendaraan lain di segmen premium, termasuk GWM Tank 500 dan Jetour T2.
Perusahaan asal Shenzhen ini telah berinvestasi dengan mendirikan fasilitas manufaktur di Cikarang, Jawa Barat, dan jaringan distribusi di Indonesia, menunjukkan komitmennya untuk mendukung transisi energi terbarukan di negara tersebut. Seiring dengan tren kendaraan listrik, potensi peluncuran Denza B5 di Indonesia semakin terbuka lebar.