menapic.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, baru-baru ini menggagalkan akuisisi aset perusahaan Emcore oleh HieFo, sebuah perusahaan fotonik asal AS, dengan nilai hampir USD3 juta. Keputusan ini diambil dengan alasan keamanan nasional serta kekhawatiran yang muncul terkait China. Pengumuman tersebut disampaikan melalui perintah resmi dari Gedung Putih pada akhir pekan lalu.
Dalam pernyataan tersebut, Trump menegaskan bahwa HieFo berada di bawah kendali seorang warga negara China, yang dianggap dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional AS. Emcore sendiri beroperasi di sektor teknologi kedirgantaraan dan pertahanan, sehingga akuisisi ini dinilai berpotensi membuka celah bagi ancaman terhadap kepentingan AS. Meskipun demikian, rincian mengenai identitas individu yang terlibat dan jenis ancaman yang dimaksud tidak diungkap secara spesifik.
Trump memerintahkan agar HieFo segera melepaskan semua kepentingan dan hak atas aset Emcore dalam waktu maksimal 180 hari setelah perintah tersebut ditetapkan. Keputusan ini merupakan langkah lanjutan dari tinjauan yang dilakukan oleh Komite Penanaman Modal Asing di AS (CFIUS), yang telah mengidentifikasi ada risiko terkait keamanan nasional selama proses evaluasi akuisisi.
Keputusan yang diambil oleh Presiden Trump ini menegaskan sikap pemerintah AS terhadap potensi ancaman yang berkaitan dengan kepemilikan asing di sektor-sektor yang strategis. Dengan langkah ini, pemerintah berusaha melindungi kepentingan nasional serta teknologi sensitif yang berpotensi menempatkan negara dalam posisi rawan.