menapic.com – VinFast, produsen mobil asal Vietnam, berencana untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif di Indonesia. Dalam kunjungannya ke pabrik VinFast di Hai Phong, Vietnam dari 3 hingga 7 November 2025, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menjelaskan bahwa fokus perusahaan tidak hanya pada produk berkualitas dan harga yang kompetitif, tetapi juga pada pengembangan ekosistem yang mendukung kendaraan listrik.
VinFast sedang mengembangkan pabrik perakitan mobil listrik di Subang, Jawa Barat, yang diharapkan selesai pada akhir tahun 2025 dengan nilai investasi mencapai 200 juta dolar AS. Pabrik ini bertujuan untuk mendukung produksi kendaraan mereka secara lokal. Selain itu, VinFast bekerja sama dengan V-Green untuk menyediakan stasiun pengisian daya di 63.000 lokasi di seluruh Indonesia, dengan dukungan dari PT PLN (Persero) dan PT Pos Indonesia, guna menciptakan infrastruktur yang memadai.
VinFast mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2024 dengan meluncurkan layanan transportasi elektrifikasi, Xanh SM. Layanan ini telah berkembang pesat, menjadikannya sebagai salah satu pemimpin pasar di Vietnam dengan pangsa pasar 44,68 persen dalam industri ride-hailing. Hingga kini, layanan tersebut telah melakukan perjalanan sejauh hampir 1,7 miliar kilometer, berkontribusi pada pengurangan emisi CO2 lebih dari 200.000 ton.
VinFast berkomitmen untuk menginvestasikan total 1,2 miliar dolar AS di Indonesia dan berharap untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dengan pemerintah guna mempertahankan konsistensi dalam kebijakan. Dengan langkah ini, VinFast tidak hanya ingin menjadi pemain utama di pasar otomotif, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang lebih luas di tanah air.