menapic.com – Kehadiran ZHENGDA di Indonesia menandai masuknya sebuah brand ayam krispi internasional yang menawarkan peluang kemitraan menarik bagi para investor. Dengan investasi awal yang terjangkau dan sistem bisnis yang efisien, ZHENGDA menjanjikan periode balik modal dalam waktu 12 hingga 18 bulan, tergantung pada lokasi dan kinerja outlet.
ZHENGDA, yang berhasil berkembang di berbagai negara Asia, membawa konsep “Premium Crispy Chicken with Global Standards and Local Taste”. Dengan strategi ini, brand ini menghadirkan perpaduan cita rasa autentik Asia yang disesuaikan dengan selera konsumen Indonesia. Mengingat pertumbuhan konsumsi makanan cepat saji di Indonesia yang melebihi 8% per tahun, kehadiran ZHENGDA diharapkan dapat memberikan nuansa baru di industri makanan dan minuman (F&B) nasional.
Li Meng, Direktur Utama Nanyang Food Management yang menaungi ZHENGDA, mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan pasar potensial. Ia menekankan bahwa selain cita rasa, ZHENGDA juga menawarkan sistem bisnis global yang mudah dijalankan. ZHENGDA menyediakan dukungan menyeluruh untuk mitra, termasuk survei lokasi, pelatihan karyawan, manajemen operasional, dan strategi pemasaran.
Tim riset dan pengembangan ZHENGDA berkomitmen untuk terus menciptakan variasi menu baru, mengikuti tren pasar dan preferensi lokal. Li Meng menambahkan bahwa fokus ZHENGDA tidak hanya pada penjualan produk, tetapi juga pada penciptaan pengalaman kuliner modern yang menguntungkan bagi mitra dan konsumen.
Dengan demikian, ZHENGDA diharapkan dapat menetapkan standar baru dalam bisnis ayam krispi di Indonesia, menawarkan peluang investasi yang menjanjikan di pasar kuliner yang kompetitif.