menapic.com – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengakui bahwa kecelakaan yang dialaminya pada Sprint Race di Tikungan 10 justru menjadi pelajaran berharga yang membawanya meraih kemenangan di balapan utama GP Catalunya, yang berlangsung pada Minggu (7/9). Marquez menilai bahwa insiden tersebut membuatnya lebih berhati-hati dan fokus selama balapan utama.
Dalam balapan utama, Alex Marquez memulai dari posisi pole, namun ia sempat kehilangan posisi terdepan di Tikungan 1 kepada kakaknya, Marc Marquez. Meski demikian, dia berhasil merebut kembali komando beberapa lap kemudian. Alex mengungkapkan bahwa meski tampil cepat, tekanan dari Marc Marquez yang selalu ada di belakangnya membuatnya harus tetap waspada selama 24 lap.
“Kunci kemenangan adalah manajemen ban dan konsistensi. Balapan kali ini hampir sempurna,” ungkap Alex Marquez. Ia merasa sangat senang dengan performanya dan percaya bahwa ini adalah langkah yang tepat untuk kembali ke performa terbaiknya.
Selebrasi kemenangan Alex Marquez pun menjadi sorotan. Ia berhenti di Tikungan 10, tempat ia terjatuh, dan melakukan aksi mengguling di kerikil sambil mengacungkan dua jari tengah, menandakan rasa “balas dendam” terhadap tikungan tersebut. “Saya sangat benci tikungan itu hari ini, tapi saya berhasil menang!” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Alex Marquez juga memutus rekor 15 kemenangan beruntun yang ditorehkan oleh Marc Marquez dan memastikan persaingan gelar MotoGP 2025 tetap berjalan ketat. Hasil ini juga memperlebar jarak poinnya dengan Francesco Bagnaia menjadi 68 poin dalam klasemen sementara.