menapic.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menargetkan peningkatan volume perdagangan antara Indonesia dan India mencapai Rp823 triliun atau sekitar 50 miliar dolar AS dalam waktu dekat. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan hal tersebut dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Jumat.
Anindya menjelaskan bahwa untuk mencapai target tersebut, Kadin telah melakukan audiensi dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, pada 28 Agustus di Jakarta. Ia menekankan potensi perdagangan antara kedua negara yang sangat besar, dengan nilai total perdagangan saat ini sekitar 30 miliar dolar AS atau Rp494 triliun. Ekspor Indonesia ke India mencapai 23 miliar dolar AS, sedangkan impor dari India sekitar 7 miliar dolar AS.
Sandeep Chakravorty menyoroti tantangan utama dalam hubungan kedua negara, yaitu mengubah kedekatan diplomatik menjadi aktivitas ekonomi yang nyata. “Kita adalah sahabat baik; tantangannya adalah bagaimana mengubah persahabatan ini menjadi kegiatan ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam konteks global yang penuh ketidakpastian saat ini, kerja sama antara Indonesia dan India menjadi semakin penting. Seiring dengan upaya keduanya untuk memperkuat hubungan ekonomi, harapannya adalah dapat tercipta sinergi yang saling menguntungkan bagi masyarakat kedua negara.