menapic.com – Lima pemain keturunan Indonesia yang pernah berkarier di Ajax Amsterdam, termasuk Simon Tahamata, menciptakan sejarah dalam dunia sepak bola. Barisan pemain ini mendapatkan perhatian kembali menyusul keputusan Maarten Paes untuk bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin 2026, di mana ia akan mengikat kontrak selama 3,5 tahun.
Simon Tahamata dikenal sebagai legenda hidup Ajax, yang berkarier dari tahun 1971 hingga 1980 dengan prestasi mengesankan. Setelah pensiun, ia berkontribusi untuk tim muda Ajax sebelum ditunjuk sebagai Kepala Pemandu Bakal PSSI pada 2025.
Ezra Walian, yang dinaturalisasi sebagai WNI pada 2017, merupakan pemain lain yang patut dicatat. Ia bergabung dengan Ajax sejak 2012 dan sempat berlaga di Jong Ajax sebelum berpindah ke Almere City FC pada 2017. Saat ini, Ezra bermain untuk Persik Kediri dan menarik perhatian banyak pihak sebagai rekan seangkatan Donny van de Beek.
Selanjutnya, Irfan Bachdim, meski lebih dikenal berkarier dengan FC Utrecht, juga memperoleh pendidikan sepak bola di Ajax dari tahun 1998 hingga 2000. Ia menjadi bagian dari akademi tersebut bersama Ryan Babel dan kemudian memutuskan untuk membela Timnas Indonesia setelah naturalisasi pada 2010.
Keseluruhan sejarah ini menunjukkan bahwa Ajax Amsterdam bukan hanya melahirkan bintang-bintang sepak bola, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pemain berdarah Indonesia. Keberadaan sejumlah pemain berbakat ini menambah kekayaan sejarah klub asal Belanda tersebut dalam kancah sepak bola dunia.