menapic.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaksanakan evakuasi tahap kedua bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Dalam gelombang kedua ini, sebanyak 34 WNI dijadwalkan kembali ke Tanah Air.
Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa evakuasi akan dilakukan dalam dua gelombang penerbangan. Gelombang pertama, yang terdiri dari 20 WNI, direncanakan tiba di Jakarta pada hari ini pukul 18.00. Sementara itu, 14 WNI lainnya akan tiba pada hari berikutnya dengan waktu yang sama.
Sejak proses evakuasi dimulai, total 66 WNI telah dipulangkan dari Iran, termasuk 32 orang yang tiba pada tanggal 10 dan 11 Maret lalu. Pemerintah menegaskan bahwa langkah evakuasi selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh kondisi di lapangan dan kesiapan dari para WNI yang masih berada di sana.
Heni menambahkan, Kemlu akan terus berkomunikasi dengan WNI yang masih di Iran untuk mendapatkan informasi terkini mengenai situasi di lokasi mereka. Hal ini dilakukan agar proses evakuasi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ada.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang turut mendukung proses evakuasi ini, menyatakan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama. Pemerintah berkomitmen untuk melakukan evakuasi secara bertahap agar semua WNI dapat kembali dengan aman dan nyaman.
Dengan langkah ini, diharapkan para WNI yang masih di Iran dapat segera mendapatkan kepastian dan dukungan yang mereka perlukan.