menapic.com – Penyebab tsunami setinggi 30 meter yang melanda Alaska pada 10 Agustus lalu kini telah terungkap. Peristiwa ini terjadi di daerah Endicott Arm, sebuah wilayah terpencil di tenggara Amerika Serikat. Tim ilmuwan dari Pusat Gempa Alaska telah menyelidiki fenomena ini dan menemukan bahwa tsunami tersebut bukanlah akibat dari gempa bumi atau aktivitas vulkanik, melainkan disebabkan oleh sebuah longsoran besar.
Pada dini hari tersebut, Pusat Gempa Alaska menerima laporan terjadi tsunami lokal yang mengejutkan. Di dekat Pulau Harbor, gelombang tercatat mencapai ketinggian antara 3 hingga 4,57 meter. Namun, situasi menjadi semakin dramatis saat arus air di Pulau Sawyer naik hingga 30,48 meter di atas permukaan laut. Peristiwa ini menggambarkan betapa kuatnya daya dorong dari longsoran yang terjadi di sepanjang tebing yang curam.
Berdasarkan pengamatan awal, para ahli memperkirakan longsoran tersebut terjadi akibat penurunan suhu di daerah pegunungan, yang menyebabkan lapisan es melepaskan diri secara mendadak ke dalam laut. Hal ini menimbulkan gelombang besar yang berpotensi mengancam keselamatan bagi penduduk setempat dan bisa merusak infrastruktur di sekitarnya.
Meskipun kejadian ini tergolong langka, penemuan penyebabnya menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai potensi risiko tsunami di daerah lain yang memiliki kontur geografis serupa. Ilmuwan berencana untuk melakukan studi lebih lanjut guna mencegah dampak serupa di masa mendatang, sehingga masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana alam yang tak terduga.