menapic.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp120 miliar untuk tahun 2025. Dana ini diterima dari pemerintah pusat dan akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir lahar dingin yang melanda daerah tersebut pada Mei 2024.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanah Datar menjelaskan bahwa anggaran ini sangat penting untuk rehabilitasi infrastruktur yang terdampak bencana dan meningkatkan ketahanan terhadap bencana alam di masa mendatang. Selain anggaran tersebut, Kabupaten Tanah Datar juga mendapatkan tambahan Rp90 miliar untuk pembangunan tiga unit sabo dam di tiga aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi. Pembangunan sabo dam ini diharapkan dapat mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.
Bencana banjir lahar dingin di Tanah Datar mengakibatkan kerusakan signifikan pada sarana dan prasarana publik, seperti jalan dan jembatan. Upaya pemulihan diharapkan dapat meningkatkan kembali aksesibilitas dan keselamatan masyarakat. Proyek ini direncanakan akan dimulai segera setelah anggaran cair, dengan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan yang efisien dan tepat waktu.
Melalui dukungan ini, pemerintah berharap bukan hanya pemulihan fisik, tetapi juga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana. Dengan demikian, daerah ini dapat lebih siap dalam menghadapi potensi bencana di masa yang akan datang.