menapic.com – Rencana pengadaan 146 kios oleh Perum Bulog di PD Pasar Jaya Jakarta bertujuan untuk memperkuat distribusi dan stabilitas harga pangan. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa koordinasi tengah dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Bulog DKI Jakarta untuk memastikan setiap pasar memiliki kios Bulog sebagai perpanjangan tangan dalam distribusi pangan.
Menurut Rizal, kehadiran kios tersebut bertujuan mempermudah akses pengecer terhadap pasokan pangan, sehingga mereka tidak perlu mengambil barang langsung dari gudang pusat, yang dapat menambah biaya distribusi. “Kami ingin menekan biaya dan meningkatkan efisiensi penyaluran komoditas pangan,” jelas Rizal dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin.
Program ini juga telah dibahas sebelumnya dengan Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan di kalangan konsumen. Rencana pengadaan kios tersebut mencakup seluruh pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya. Melalui kios, Bulog akan menyediakan berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan gula untuk dapat diakses langsung oleh pengecer resmi.
Rizal menambahkan bahwa langkah ini diharapkan dapat mempercepat distribusi dan mengurangi potensi kelangkaan yang sering memicu kenaikan harga. Hanya pengecer terdaftar yang akan dilayani oleh Bulog, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem perdagangan pangan nasional.
Demi memperkuat implementasi program, Bulog dan Pemprov DKI Jakarta juga akan menyiapkan nota kesepahaman untuk kerjasama distribusi pangan secara berkelanjutan. Rizal menyatakan bahwa jika program ini sukses, pihaknya berencana memperluas inisiatif serupa ke wilayah lain, termasuk Jawa Barat dan Jawa Timur.